Nongkrong santai di Arabica Coffee

Kalian pernah nggak sih, lagi scroll IG story terus ngeliat temen kalian update foto minuman dengan logo “%” di cup-nya? Terus kalian mikir, “Apaan sih ini? Kok kayak aesthetic banget?” Nah, welcome to the world of % Arabica Coffee salah satu coffee shop yang hype di kalangan Gen Z. Bukan cuma karena tempatnya yang instagramable, tapi juga karena rasa kopi mereka yang katanya beda.

Nah, kemarin gue mampir ke salah satu cabangnya di Pik buat sekadar ngopi santai, dan akhirnya mesen dua minuman: Americano dan Matcha Latte. Foto di samping itu buktinya, no hoax. Dan dari situ, gue jadi pengen nulis dikit tentang pengalaman ini, biar kalian juga dapet gambaran kenapa Americano di Arabica itu bisa dibilang the real deal.


Kenalan dulu sama Arabica

Sebelum masuk ke Americanonya, kita kenalan dulu yuk sama si % Arabica ini. Jadi Arabica Coffee ini  bukan brand sembarangan loh. Asalnya dari Kyoto, Jepang pada tahun 2014 yang didiri oleh Kenneth shoji, seorang pengusaha jepang yang terinspirasi dari masa kuliahnya di Los Angeles pada tahun 1990an, dimana ia mendapatkan inspirasi untuk menciptakan tempat kopi yang berbeda. Jadi Kenneth Shoji ini terispirasi untuk menciptakan pengalaman kopi yang unik dengan kualitas tinggi dan desain minimalis modern % Arabica kini telah berkembang menjadi coffee shop internasional yang memiliki banyak cabang didunia dan mereka punya filosofi hidup yang dalem banget: “See the World Through Coffee.” Keren, ya?. Dari filosofi % Arabica berkomitmen untuk menyajikan kopi berkualitas tinggi dengan perhatian yang sama terhadap detail pada setiap aspek, mulai dari biji kopi hingga penyajian dan membuat desain unik jadi di setiap outlet % Arabica di seluruh dunia dirancang dengan atmosfer yang khas, menggabungkan desain modern dan minimalis dengan memanfaatkan warna-warna netral dan tata letak yang rapi.

Mereka ini punya biji kopi sendiri, bahkan beberapa cabangnya juga pake mesin pemanggang kopi sendiri. Kalian bisa liat betapa seriusnya mereka soal kopi. Desain tempatnya juga clean, minimalis, dan super aesthetic. Jadi untuk Gen Z yang suka nyari tempat clean dan aesthetic ini pasti cocok banget kesini. Oke, sekarang kita bahas highlight-nya: si Americano.

Apa sih Americano itu?

Sebernarnya gue uda ngasih tahu mengenai Americano ini di artikel tentang "Ngopi dengan ambience mewah di Acta Brasserie", tapi tenang aja gue pasti akan tetap jelasin untuk kalian.Buat kalian yang masih baru di dunia perkopian pasti suka bingung Americano itu apa sih?, Americano itu basically espresso yang ditambahin air panas. Simpel kan? Tapi jangan salah, justru di kesederhanaannya itulah Americano bisa nunjukin kualitas dari si biji kopi. Tapi kenapa dinamakan Americano? Nah jadi pada saat Perang Dunia II, tentara Amerika yang ditempatkan di Italia bilang espresso itu terlalu kuat. Jadi, mereka minta espresso dicampur dengan air panas. Setelah itu barista Italia pun menyebutnya: Caffe Americano.

Americano itu kayak white t-shirt dalam dunia fashion nggak neko-neko, tapi kalau bahannya bagus, hasilnya keliatan mahal. Gitu juga sama kopi. Kalau espressonya bagus, Americano-nya bakal clean, bold, dan nikmat banget.

Nah, untuk rasanya Americano di Arabica ini punya karakter yang unik. Rasa kopinya tuh light, fruity, dan sedikit nutty, dengan aftertaste yang bersih dan elegan. Tidak ada rasa asam yang mengganggu karena rasa asamnya tuh halus banget, dan juga nggak terlalu pahit. Cocok banget buat kalian yang pengen ngopi tapi nggak mau terlalu keras.Waktu gue coba versi icednya, rasanya tetap terjaga, dan malah makin segar. Buat ngademin kepala abis kerja atau kuliah, ini sih juara.

Yang paling gue suka, Americano di Arabica itu nggak “overpowering”. Kadang kalau beli Americano di tempat lain, rasanya kayak ditonjok sama biji kopi langsung atau rasanya cuma air kopi yang pahit doang.Tapi yang ini smooth, chill, tapi tetap ngena. Lo bisa minum pelan-pelan sambil nongkrong santai, atau bahkan nugas di tempat.

Kenapa Americano di Arabica Terasa Beda?

Salah satunya karena mereka pakai biji Arabica 100%, yang memang punya karakter rasa lebih halus dan kompleks dibanding robusta. Terus, mereka juga giling fresh biji kopinya dan brew langsung pakai mesin espresso high-end. Jadi bukan kopi sachet yang diangkat derajatnya pake gelas mewah. Ini real deal.

Arabica juga terkenal punya biji kopi dari berbagai negara, dan mereka suka gonta-ganti single origin. Kadang dari Ethiopia, kadang dari Guatemala, kadang dari Jepang sendiri. Jadi rasanya bisa beda-beda tiap periode, tapi tetap berkualitas.

Matcha-nya Gimana Nih?

Oke, sekilas aja buat yang penasaran soal si matcha hijau yang juga nongol di foto.

Gue pesen Iced Matcha Latte, dan jujur, rasanya cukup enak. Matchanya strong, nggak terlalu manis, dan masih ada sedikit rasa earthy yang khas matcha Jepang. Tapi dibanding Americano-nya, matcha ini emang bukan bintang utamanya.

Kalau kalian emang bukan anak kopi, atau pengen yang adem-adem manis, ini bisa jadi pilihan. Tapi kalau kalian mau ngerasain experience Arabica yang otentik, tetap Americano yang jadi juaranya.

Harga: Worth It Nggak?

Well, karena ini Arabica, harganya emang nggak bisa dibilang murah-murah amat. Satu gelas Americano dingin di Arabica bisa sekitar Rp45.000–Rp55.000 tergantung lokasi. Tapi menurut gue dengan rasa, ambience, dan branding yang mereka kasih, itu masih sesuai dengan harganya. Kalau kalian mau nyari kopi yang berkualitas dan experiencenya pasti bakal worth it karena di Arabica menjual kopi berkualitas bukan cuma cairan hitam dalam gelas kertas.

Tempatnya Gimana?

Kalau soal tempatnya tidak usah diragukan lagi, buat kalian yang demen nongkrong santai ini rekomen banget karena tempatnya super nyaman. Desainnya clean, putih, minimalis, dan terang banget. Cocok buat ngonten, kerja remote, atau bahkan untuk kalian yang suka me time bakalan cocok.

Dan satu hal yang jarang di tempat lain: baristanya ramah, tapi nggak terlalu overfriendly. Mereka tau cara serve dengan cool, sesuai vibe tempatnya. Jadi kalian yang introvert juga tidak akan risih dan tetap nyaman.

Jadi, kalau kalian pengen ngerasain Americano yang berbeda dan nongkrong di coffee shop yang ambiencenya chill dan aesthetic bersama teman. Maka Arabica dan segelas Americanonya wajib masuk list kalian. Apa lagi buat kalian yang tidak suka manis atau pergi sama orang tua kalian yang tidak suka gula atau topping macam-macamnya. Simple dan berkelas gitu kira-kira rasa Americano di Arabica. Dan terakhir buat kalian yang tidak suka kopi, boleh banget coba matchanya mungkin bukan terbaik di dunia tapi kalian juga tidak bakal nyesel.

Komentar

  1. Worth to try it tempatnya 🤩

    BalasHapus
  2. harus coba bangett!!!

    BalasHapus
  3. ini emg tempat estetik bgt si trus kopi sama matchanya jg bnran enak ga terlalu manis thankyouu ya rekomennya

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama dan terimakasih buat komennya kaa!

      Hapus
  4. Wah, keren banget review-nya! Gue jadi pengen banget cobain Americano di Arabica

    BalasHapus
  5. Desain Arabica yang minimalis & bersih bener-bener menggambarkan filosofi “See the World Through Coffee”.

    BalasHapus
  6. Penjelasan tentang Americano-nya bagus gue belum tahu asal-usul nama Americano

    BalasHapus
  7. Cocok banget buat yang suka ngopi santai tapi pengen kopi berkualitas, bukan yang cuma asal minum

    BalasHapus
  8. Matcha Latte-nya juga menarik meskipun bukan bintang utamanya cocok buat yang nggak suka kopi

    BalasHapus
  9. Harganya memang agak tinggi, tapi dengan ambience & rasa yang ditawarkan, sepertinya worth it

    BalasHapus
  10. Baristanya ramah tapi “cool”? Asik tuh kalau nggak mau suasana yang berlebihan tapi tetap profesional

    BalasHapus
  11. gw suka bagian “giling fresh” itu menunjukkan Arabica serius banget soal kualitas biji kopinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener bgttt pokokny bnran kualitas arabica top deh

      Hapus
  12. Menarik kalau mereka pakai single origin biji kopi, rasanya bisa berbeda tiap periode ya

    BalasHapus
  13. Artikel ini jadi referensi bagus buat Gen Z yang pengen nongkrong tapi nggak mau kafe yang terlalu “ramai”

    BalasHapus
  14. Penulisnya pinter menggabungkan storytelling dan info kopi, jadi bukan cuma review minuman tapi juga sejarah Arabica

    BalasHapus
  15. Gue suka analogi “Americano itu kayak white-t-shirt dalam dunia fashion”: simpel tapi kalau bahannya bagus kelihatan mahal

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener walaupun kliatan simple justru itu yg timeless

      Hapus
  16. Rasanya Americano-nya “smooth, chill” pas banget untuk istirahat setelah kuliah atau kerja

    BalasHapus
  17. Suasana tempatnya terang & minimalis, pas buat ngonten atau nugas sambil nongkrong

    BalasHapus
    Balasan
    1. yups penerangan disitu cocok bgt buat ngonten

      Hapus
  18. Filosofi “See the World Through Coffee” menarik banget kopi sebagai medium pengalaman hidup

    BalasHapus
  19. Artikel ini bikin Arabica Coffee terdengar sangat premium, tapi tetap accessible untuk nongkrong santai

    BalasHapus
  20. Kalau gue kesana, pasti pesen Americano dulu, abis itu coba Matcha Latte sebagai variasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. bolehhh bgt hrs dicoba satu" sihh ga bkl nyesel

      Hapus
  21. Senang baca kalau mereka punya mesin espresso high-end berarti nggak main-main soal brewing

    BalasHapus
  22. Mungkin bisa ditambahkan info lokasi cabang Arabica mana aja di Indonesia, supaya pembaca gampang kunjung

    BalasHapus
  23. Terima kasih udah bikin artikel ini, jadi referensi kafe aesthetic + kopi berkualitas buat nongkrong bareng teman

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-samaa! thankyou juga uda baca artikel inii

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ngopi Malam Hari di Coffee Dia: Pengalaman Santai di Sudut Outdoor yang Tenang

Pengalaman Ngopi Santai di Coffinancial : Tempat Nyaman Buat Nongkrong dan Kerja Santai