Nongkrong santai di Arabica Coffee
Nah, kemarin gue mampir ke salah satu cabangnya di Pik buat sekadar ngopi santai, dan akhirnya mesen dua minuman: Americano dan Matcha Latte. Foto di samping itu buktinya, no hoax. Dan dari situ, gue jadi pengen nulis dikit tentang pengalaman ini, biar kalian juga dapet gambaran kenapa Americano di Arabica itu bisa dibilang the real deal.
Kenalan dulu sama Arabica
Sebelum masuk ke Americanonya, kita kenalan dulu yuk sama si % Arabica ini. Jadi Arabica Coffee ini bukan brand sembarangan loh. Asalnya dari Kyoto, Jepang pada tahun 2014 yang didiri oleh Kenneth shoji, seorang pengusaha jepang yang terinspirasi dari masa kuliahnya di Los Angeles pada tahun 1990an, dimana ia mendapatkan inspirasi untuk menciptakan tempat kopi yang berbeda. Jadi Kenneth Shoji ini terispirasi untuk menciptakan pengalaman kopi yang unik dengan kualitas tinggi dan desain minimalis modern % Arabica kini telah berkembang menjadi coffee shop internasional yang memiliki banyak cabang didunia dan mereka punya filosofi hidup yang dalem banget: “See the World Through Coffee.” Keren, ya?. Dari filosofi % Arabica berkomitmen untuk menyajikan kopi berkualitas tinggi dengan perhatian yang sama terhadap detail pada setiap aspek, mulai dari biji kopi hingga penyajian dan membuat desain unik jadi di setiap outlet % Arabica di seluruh dunia dirancang dengan atmosfer yang khas, menggabungkan desain modern dan minimalis dengan memanfaatkan warna-warna netral dan tata letak yang rapi.
Mereka ini punya biji kopi sendiri, bahkan beberapa cabangnya juga pake mesin pemanggang kopi sendiri. Kalian bisa liat betapa seriusnya mereka soal kopi. Desain tempatnya juga clean, minimalis, dan super aesthetic. Jadi untuk Gen Z yang suka nyari tempat clean dan aesthetic ini pasti cocok banget kesini. Oke, sekarang kita bahas highlight-nya: si Americano.
Apa sih Americano itu?
Sebernarnya gue uda ngasih tahu mengenai Americano ini di artikel tentang "Ngopi dengan ambience mewah di Acta Brasserie", tapi tenang aja gue pasti akan tetap jelasin untuk kalian.Buat kalian yang masih baru di dunia perkopian pasti suka bingung Americano itu apa sih?, Americano itu basically espresso yang ditambahin air panas. Simpel kan? Tapi jangan salah, justru di kesederhanaannya itulah Americano bisa nunjukin kualitas dari si biji kopi. Tapi kenapa dinamakan Americano? Nah jadi pada saat Perang Dunia II, tentara Amerika yang ditempatkan di Italia bilang espresso itu terlalu kuat. Jadi, mereka minta espresso dicampur dengan air panas. Setelah itu barista Italia pun menyebutnya: Caffe Americano.
Americano itu kayak white t-shirt dalam dunia fashion nggak neko-neko, tapi kalau bahannya bagus, hasilnya keliatan mahal. Gitu juga sama kopi. Kalau espressonya bagus, Americano-nya bakal clean, bold, dan nikmat banget.
Nah, untuk rasanya Americano di Arabica ini punya karakter yang unik. Rasa kopinya tuh light, fruity, dan sedikit nutty, dengan aftertaste yang bersih dan elegan. Tidak ada rasa asam yang mengganggu karena rasa asamnya tuh halus banget, dan juga nggak terlalu pahit. Cocok banget buat kalian yang pengen ngopi tapi nggak mau terlalu keras.Waktu gue coba versi icednya, rasanya tetap terjaga, dan malah makin segar. Buat ngademin kepala abis kerja atau kuliah, ini sih juara.
Yang paling gue suka, Americano di Arabica itu nggak “overpowering”. Kadang kalau beli Americano di tempat lain, rasanya kayak ditonjok sama biji kopi langsung atau rasanya cuma air kopi yang pahit doang.Tapi yang ini smooth, chill, tapi tetap ngena. Lo bisa minum pelan-pelan sambil nongkrong santai, atau bahkan nugas di tempat.
Kenapa Americano di Arabica Terasa Beda?
Salah satunya karena mereka pakai biji Arabica 100%, yang memang punya karakter rasa lebih halus dan kompleks dibanding robusta. Terus, mereka juga giling fresh biji kopinya dan brew langsung pakai mesin espresso high-end. Jadi bukan kopi sachet yang diangkat derajatnya pake gelas mewah. Ini real deal.
Arabica juga terkenal punya biji kopi dari berbagai negara, dan mereka suka gonta-ganti single origin. Kadang dari Ethiopia, kadang dari Guatemala, kadang dari Jepang sendiri. Jadi rasanya bisa beda-beda tiap periode, tapi tetap berkualitas.
Matcha-nya Gimana Nih?
Oke, sekilas aja buat yang penasaran soal si matcha hijau yang juga nongol di foto.
Gue pesen Iced Matcha Latte, dan jujur, rasanya cukup enak. Matchanya strong, nggak terlalu manis, dan masih ada sedikit rasa earthy yang khas matcha Jepang. Tapi dibanding Americano-nya, matcha ini emang bukan bintang utamanya.
Kalau kalian emang bukan anak kopi, atau pengen yang adem-adem manis, ini bisa jadi pilihan. Tapi kalau kalian mau ngerasain experience Arabica yang otentik, tetap Americano yang jadi juaranya.
Harga: Worth It Nggak?
Well, karena ini Arabica, harganya emang nggak bisa dibilang murah-murah amat. Satu gelas Americano dingin di Arabica bisa sekitar Rp45.000–Rp55.000 tergantung lokasi. Tapi menurut gue dengan rasa, ambience, dan branding yang mereka kasih, itu masih sesuai dengan harganya. Kalau kalian mau nyari kopi yang berkualitas dan experiencenya pasti bakal worth it karena di Arabica menjual kopi berkualitas bukan cuma cairan hitam dalam gelas kertas.
Tempatnya Gimana?
Kalau soal tempatnya tidak usah diragukan lagi, buat kalian yang demen nongkrong santai ini rekomen banget karena tempatnya super nyaman. Desainnya clean, putih, minimalis, dan terang banget. Cocok buat ngonten, kerja remote, atau bahkan untuk kalian yang suka me time bakalan cocok.
Dan satu hal yang jarang di tempat lain: baristanya ramah, tapi nggak terlalu overfriendly. Mereka tau cara serve dengan cool, sesuai vibe tempatnya. Jadi kalian yang introvert juga tidak akan risih dan tetap nyaman.
Jadi, kalau kalian pengen ngerasain Americano yang berbeda dan nongkrong di coffee shop yang ambiencenya chill dan aesthetic bersama teman. Maka Arabica dan segelas Americanonya wajib masuk list kalian. Apa lagi buat kalian yang tidak suka manis atau pergi sama orang tua kalian yang tidak suka gula atau topping macam-macamnya. Simple dan berkelas gitu kira-kira rasa Americano di Arabica. Dan terakhir buat kalian yang tidak suka kopi, boleh banget coba matchanya mungkin bukan terbaik di dunia tapi kalian juga tidak bakal nyesel.
👍🏻
BalasHapuskerenn
BalasHapusthankyou!
Hapusworth to tryy🤔
BalasHapusiyaa worth it banget ka cus cobain!
HapusWorth to try it tempatnya 🤩
BalasHapusthankyouu ka!
Hapusharus coba bangett!!!
BalasHapusbener bangett! gas cobain
Hapus🤩🤩
BalasHapus😍😍😍
BalasHapusMantap tempatnya
BalasHapusmenarikkk
BalasHapusmantap
BalasHapusini emg tempat estetik bgt si trus kopi sama matchanya jg bnran enak ga terlalu manis thankyouu ya rekomennya
BalasHapussama-sama dan terimakasih buat komennya kaa!
HapusWah, keren banget review-nya! Gue jadi pengen banget cobain Americano di Arabica
BalasHapuscobain ka! btw thank youu
HapusDesain Arabica yang minimalis & bersih bener-bener menggambarkan filosofi “See the World Through Coffee”.
BalasHapusyaa kan estetik pula
HapusPenjelasan tentang Americano-nya bagus gue belum tahu asal-usul nama Americano
BalasHapusthankyouuu ka!
HapusCocok banget buat yang suka ngopi santai tapi pengen kopi berkualitas, bukan yang cuma asal minum
BalasHapusbetul kopi di arabica next level pokoknya
HapusMatcha Latte-nya juga menarik meskipun bukan bintang utamanya cocok buat yang nggak suka kopi
BalasHapusiyaa yg ga suka kopi tetep bs kesana
HapusHarganya memang agak tinggi, tapi dengan ambience & rasa yang ditawarkan, sepertinya worth it
BalasHapusworth it kokk buat sesekali gapapa bgt!
HapusBaristanya ramah tapi “cool”? Asik tuh kalau nggak mau suasana yang berlebihan tapi tetap profesional
BalasHapusbener bgttt!
Hapusgw suka bagian “giling fresh” itu menunjukkan Arabica serius banget soal kualitas biji kopinya
BalasHapusbener bgttt pokokny bnran kualitas arabica top deh
HapusMenarik kalau mereka pakai single origin biji kopi, rasanya bisa berbeda tiap periode ya
BalasHapusyessss betul sekali
HapusArtikel ini jadi referensi bagus buat Gen Z yang pengen nongkrong tapi nggak mau kafe yang terlalu “ramai”
BalasHapusiyaa asalkan jgn malming yaa!
HapusPenulisnya pinter menggabungkan storytelling dan info kopi, jadi bukan cuma review minuman tapi juga sejarah Arabica
BalasHapusmakasiihhhh!
HapusGue suka analogi “Americano itu kayak white-t-shirt dalam dunia fashion”: simpel tapi kalau bahannya bagus kelihatan mahal
BalasHapusbener walaupun kliatan simple justru itu yg timeless
HapusRasanya Americano-nya “smooth, chill” pas banget untuk istirahat setelah kuliah atau kerja
BalasHapusbenerrrr
HapusSuasana tempatnya terang & minimalis, pas buat ngonten atau nugas sambil nongkrong
BalasHapusyups penerangan disitu cocok bgt buat ngonten
HapusFilosofi “See the World Through Coffee” menarik banget kopi sebagai medium pengalaman hidup
BalasHapusyes setuju bgt
HapusArtikel ini bikin Arabica Coffee terdengar sangat premium, tapi tetap accessible untuk nongkrong santai
BalasHapusyaa cocok deh buat kalangan manapun
HapusKalau gue kesana, pasti pesen Americano dulu, abis itu coba Matcha Latte sebagai variasi
BalasHapusbolehhh bgt hrs dicoba satu" sihh ga bkl nyesel
HapusSenang baca kalau mereka punya mesin espresso high-end berarti nggak main-main soal brewing
BalasHapusyaa kann sesuai deh sm harganya
HapusMungkin bisa ditambahkan info lokasi cabang Arabica mana aja di Indonesia, supaya pembaca gampang kunjung
BalasHapusokeyy noted!
HapusTerima kasih udah bikin artikel ini, jadi referensi kafe aesthetic + kopi berkualitas buat nongkrong bareng teman
BalasHapussama-samaa! thankyou juga uda baca artikel inii
Hapus