Toodz House: Tempat Nongkrong yang Rasanya Seperti Pulang ke Rumah

Toodz House: Tempat Nongkrong yang Rasanya SepertiPulang ke Rumah

By: Meilani Anatasya


Hari ituentah kenapaakuingin mencari tempat yang rasanya tenangtempat yang bisa bikin aku duduk tanpatergesamenikmati sore tanpasuara bising kota yang menuntut. Dari sekian banyakpilihan yang terlintas di kepalaakhirnya aku memutuskanuntuk pergi ke sebuah café yang dari dulu sering aku lihatlewat story teman-temanToodz House, yang berlokasidi Jl. Cipete Raya No.79, Jakarta Selatan. Letaknya di daerah yang cukup familiar, tapivibe-nya selalu terlihat beda lebih hangatlebih hiduplebihrumah”. Begitu tibaaku langsung mengerti kenapa banyakorang jatuh cinta pada tempat iniDari luarbangunannyatidak seperti café modern yang flashy. Justru sederhanatenangseperti rumah lama yang masih menyimpan cerita.Ada kesan nostalgia yang langsung terasa bahkan sebelumpintunya dibuka.

 

Saat aku melangkah masuk, yang pertama terasa adalah aroma kopi dan kayu. Hangatlembutdan menenangkan. Interiornyabenar-benar seperti rumah besar yang diubah menjadi tempatngopipenuh rak bukumeja kayu yang beragam bentukdanpencahayaan temaram yang bikin suasana tambah intimate. Di beberapa sudut ada sofa empuk yang seolah memanggilmuuntuk duduk dan tenggelam dalam waktu yang pelan.

 

Adsensasi yang sulit dijelaskan rasanya seperti mengenaltempat ini sejak lama. Padahal ini pertama kalinya aku datang.Setiap sudut punya ceritanya sendiri. Ada area yang cocokuntuk ngobrolada spot yang tenang buat kerjadan ada pojokbaca yang membuatmu ingin berlama-lama membukahalaman demi halamanBahkan musik yang diputar pun terasa pas, seperti playlist rumahan yang familiar.

 

Kehangatan yang tidak dibuat-buat. Dari sekian café yang pernah aku kunjungiToodzHouse punya vibe yang bedaKehangatannya bukan daridekorasibukan juga darimakanantapi dariatmosfernya yang terasahidup”. Mungkin karena café ini sudah berdiri selama lebihdari 15 tahun—lama untukukuran sebuah tempatnongkrong di Jakarta.

 

Aku bisa merasakan bagaimana tempat ini tumbuh bersamapara pengunjungnya. Dari cerita yang tertempel di dindingdari foto-foto lama, dari sapaan hangat para staf yang membuatku merasa seperti sudah lama menjadi bagian daritempat ini. Di salah satu mejaaku melihat tulisan merekatentang perjalanan panjang Toodz dari sebuah rumah kecil di sudut Cipete sampai menjadi café yang dikenal banyak orang.Ada kisah tentang keluargatetanggatentang secangkir kopi yang menghubungkan satu orang dengan orang lainnya. Dan jujurhal-hal kecil seperti itu membuatku semakin terpikat.

 

Mencicipi Menu: Comfort Food yang Benar-Benar MengertiKamu


Setelah beberapa menit menikmati suasanaaku memutuskanuntuk memesan makanan yang paling sering disebut orang: Carbonara Rice. Katanya ini salah satu signature Toodz House dan sudah seperti legenda kecil bagi pengunjung setianya.Dan setelah mencobanyaaku paham. Rasanya creamy, gurihhangat—comfort food yang diberikan dengan porsi ikhlas.

 

Selain itu aku mencoba Creamy Truffle Mushroom Pasta, hidangan yang selalu muncul di rekomendasi orang-orang.Teksturnya lembut, truffle-nya terasa pas, dan lagi-lagimemberikan rasa "home-cooked with love". Untukminumannyasecangkir kopi klasik jadi pilihan sempurnamenemani sore itu. Tidak terlalu kuattidak terlalu ringanseimbang dan menenangkan. Mungkin ini alasan banyakorang kembali lagimakanan di sini bukan sekadar menu café, tapi hidangan yang terasa disiapkan dengan penuh perhatian.

 

Suasana Café: Semua Sudut Layak Dikenang

 

Yang selalu membuatku kembalimemikirkan Toodz House bukanhanya makanannyatapi jugakopinya. Ada sesuatu yang berbedadari racikan kopi merekabukansekadar “enak”, tapi punya karakterlembut yang terasa familiar. Saataku menyeruput kopi pertama hariiturasanya seperti ada kehangatankecil yang langsung mengalir kedada. Aromanya earthy, clean, dantidak terlalu tajamseperti kopi rumahan yang dibuat oleh seseorang yang benar-benarmemahami selera pengunjungnya. Bahkan latte sederhanaterasa punya sentuhan personal, seolah dibuat denganperhatian yang sama seperti menyajikan minuman untukanggota keluarga.

 

Ruang barista-nya juga terbukasehingga aku bisa melihatmereka bekerja langsung. Setiap gerakan tampak tenangteraturdan penuh ritmemereka menggiling kopi, mengetukportafiltermenuang espresso, hingga membiarkan cremamengembang perlahan. Semuanya dilakukan tanpa tergesatanpa kesan industrial yang kaku. Justru terasa seperti ritual pagi yang menenangkan. Dan ketika barista memberikancangkir ke mejaada senyum kecil yang bikin pengalaman itusemakin hangat. Rasanya seperti disuguhi kopi oleh saudarasendiri.

 

Tata ruang Toodz House juga menjadi salah satu alasankenapa tempat ini begitu memorable. Penataan meja dankursinya tidak dibuat rapattapi punya jarak nyaman yang memberi privasi pada setiap pengunjung. Cahaya lampukuning yang lembut dipadukan dengan tekstur kayu membuatruangan terasa hangat tanpa harus berusaha tampil estetik.Bahkan kalau kamu datang di pagi haricahaya matahari yang masuk dari jendela membuat ruangan terasa hidupsehangatrumah lama yang pernah kamu tinggali di masa kecil. Dan setiap langkah di dalam café ini selalu memperlihatkan detail kecil yang menyenangkantanaman hijaupajangan bukulukisan kecilhingga dekor vintage yang sederhana tapi sayasuka.

 

Di salah satu sudutaku melihat sebuah tulisan besar: ni diaKeluarga Toodz House yang selalu setia menyambut Tetanggadan Keluarga dengan penuh kehangatan.” Dan jujurkalimatitu terasa benar adanya. Staf Toodz House bukan hanyabekerja, tetapi menyambut. Mereka bukan sekadarmenyajikan makanan dan minumantetapi membagikan sapasenyumdan rasa nyaman yang sulit ditemukan di tempat lain. Mungkin karena itusetiap pengunjung selalu kembalibukan hanya untuk makanannyatapi untuk pengalamandipulangkan” kembali ke ruang penuh kehangatan ini.Sampai akhirnya aku tersenyum sendiri saat membaca tulisanterakhir merekaJadi, jam berapa mau mampir ke ToodzHouse hari ini?” Dan tanpa sadaraku sudah merencanakanuntuk kembali lagi dalam waktu dekat.

 

 

Yang paling aku suka dari ToodzHouse adalah bagaimanaruangannya terasa penuh memori.Setiap sudutnya seperti punyajiwanya sendiri. Dari area outdoor kecil yang dipenuhi tanamanhijau sampai area dalam yang dipenuhi buku dan lampu-lampukuningsemuanya estetik tanpausaha berlebihan. Ada beberapapengunjung yang terlihat sibukmengerjakan tugasbeberapamenikmati waktu bersama temandan ada juga yang datangsendirian seperti aku. Tapi meskipun ramai, café ini tidakkehilangan ketenangannya. Suasananya somehow berhasilterasa intimate meskipun banyak orang ada di dalamnya.

 

Dan hal yang membuatku tersenyum adalah keramahanstafnya. Entah pegawai baru atau lama, semuanyamemberikan vibe yang membuatmu merasa diterima. Tidakheran banyak orang bilang Toodz House adalah tempatpulang” terbaik setelah hari yang melelahkan.

 

Pengalaman yang Menghangatkan Kepala dan Hati

 

Ada momen ketika aku duduk lama memperhatikan langitsore dari jendela café, dan waktu terasa berjalan lebih pelan.Rasanya jarang sekali aku merasakan kedamaian seperti itu di tengah kota Jakarta. Toodz House bukan tempat yang hebohtapi justru itu yang membuatnya istimewa. Tempat inimengajarkan aku bahwa café bukan sekadar tempat membeliminuman. Café bisa menjadi rumah kecilruang yang menerima kamu apa adanyaruang untuk menarik napaspanjanguntuk mengingatkan bahwa hidup tidak harus selalucepatDan saat aku berdiri untuk pulangada perasaan yang sama seperti ketika kamu meninggalkan rumah seseorangyang kamu sayangihangattenangdan ingin kembali lagi.

Komentar

  1. carbonara rice nya favvv aku jugaaa

    BalasHapus
  2. toodz emg se pw itu sihh

    BalasHapus
  3. disini makanan minumannya gaada yg gagal asli

    BalasHapus
  4. sekarang masih waiting list gakk? dulu kesana waiting list muluu

    BalasHapus
  5. aku denger dari temen aku juga ktanya carbonara rice nya enakk, mau coba jugaa

    BalasHapus
  6. tempat nya ga berisik kan ya?

    BalasHapus
  7. inii deket rumahh akuu, selalu ramee

    BalasHapus
  8. surprisingly disini ada mushola guyss, nyaman jugaa

    BalasHapus
  9. ini cafe nya ok bgtt, aku pernah ke sanaa

    BalasHapus
  10. beneren cocok buat bengong

    BalasHapus
  11. range harga nya mulai berapaan kaa?

    BalasHapus
  12. vibes homy nya kerasa bangettt

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ngopi Malam Hari di Coffee Dia: Pengalaman Santai di Sudut Outdoor yang Tenang

Pengalaman Ngopi Santai di Coffinancial : Tempat Nyaman Buat Nongkrong dan Kerja Santai