Sunyi Menenangkan yang Menemukan Kedamaian Kecil


By, William Andreas

Suasana & vibe

Kalau kalian pernah ngerasain masuk ke sebuah ruangan dan langsung merasa tenang, itu kurang lebih yang ditawarkan oleh Toko Kopi Maru. Letaknya tidak berada di tengah keramaian besar, tapi justru itu yang bikin tempat ini terasa seperti penemuan kecil yang menyenangkan. Begitu kalian membuka pintunya, kalian langsung terkena aroma kopi yang lembut, bukannya aroma yang menusuk, tetapi aroma yang seperti menyambut anda masuk ke dalam toko tersebut. Ada sesuatu yang hangat dari Toko Kopi Maru. Bukan hangat suhu ruangan, tetapi hangat secara perasaan. 

Begitu masuk, langsung merasa seperti lagi main ke rumah teman lama. Bangunan kafenya kecil, nuansanya earthy, dan yang paling terasa adalah tempat ini tidak berusaha menjadi sesuatu yang keren. Tempat ini hanya menjadi dirinya sendiri, dan justru itulah yang membuatnya keren. Interiornya simpel, banyak motif kayu-kayu, meja yang berjarak pas, dan juga pencahayaan yang condong ke warm but not gloomy. Musiknya biasanya indie santai, dengan volume yang sopan sehingga kalian bisa tetap ngobrol tanpa harus teriak. Kursi-kursinya empuk, tapi bukan tipe lounge. Ini menjadi salah satu hal yang penting, karena kursi model yang seperti ini akan buat kalian bisa lebih betah 2 hingga 3 jam lagi tanpa pegal. Cocok buat kalian yang suka bawa laptop dan kerja di luar. Hal paling unik dari tempat ini adalah rasanya aman. Kalian tidak akan merasa diliatin, enggak ada pressure buat tampil aesthetics, dan pengunjungnya kebanyakan datang karena memang suka suasananya, bukan cuma buat foto-foto saja.

Menu & rasa

Menu kopi di sini bukan sekadar pelengkap, tetapi juga sebagai pondasi utama menu pada restoran ini. Es kopi susu mereka bukan tipe yang terlalu manis atau creamy berlebihan, bahkan rasanya lebih cenderung bersih, smooth, dan tetap terasa kopinya. Buat kalian yang suka kopi dengan balance bagus, tempat ini cocok banget. Yang menarik, kopi di sini memiliki aftertaste yang cenderung clean, tidak terlalu acidic, dan aromanya yang sedap banget. Es kopi susunya bukan tipe gula-bomb, tetapi tetap creamy dan ringan. Untuk pecinta manual brew coffee, mereka punya beberapa biji lokal yang disajikan dengan proper. Camilannya surprisingly enak, dan salah beberapa contohnya yaitu roti panggang, croissant, dan juga beberapa pastry sederhana tapi fresh.

Yang bikin makin ramah pelajar adalah harganya yang sangat manusiawi terutama untuk ukuran Jakarta. Kalian bisa nongkrong lama tanpa merasa bersalah ke dompet. Untuk yang suka eksplor, Maru menyediakan beberapa beans lokal untuk manual brew. Dan yang menarik, baristanya benar-benar mau menjelaskan profil rasa tanpa sok tahu, tanpa merendahkan yang belum paham. Selain kopi, mereka punya beberapa pilihan roti dan pastry yang surprisingly enak. Bukan pastry ultra-premium, tapi yang renyah dan fresh, cocok dipasangkan dengan minuman pagi atau sore.

Kenapa tempat ini berbeda?

Di tengah maraknya kafe dengan harga yang bikin kening berkerut, kafe Maru merupakan salah satu tempat yang masih bertahan dengan harga yang tergolong ramah lho! Kalian bisa duduk 2 hingga 3 jam tanpa merasa dompet kalian menjerit. Itu merpakan salah satu faktor kuat yang membuat mahasiswa dan pelajar semakin betah untuk datang kembali. Hal tersebut dikarenakan cafe ini tidak fokus pada estetika, namun memang lebih condong pada rasa dan juga vibe yang diberikan. Tempatnya kecil namun memiliki kepribadian, dan tidak kalah pastinya yaitu kafe seperti ini susah dicari di Jakarta yang serba-lomba tampil Instagrammable.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ngopi Malam Hari di Coffee Dia: Pengalaman Santai di Sudut Outdoor yang Tenang

Pengalaman Ngopi Santai di Coffinancial : Tempat Nyaman Buat Nongkrong dan Kerja Santai