Pengalaman Ngopi di Kopi Kenangan: Antara Aroma, Suasana, dan Segelas Kopi Mantan

By Andrean Tjong

Beberapa waktu lalu, saya mampir ke salah satu cabang Kopi Kenangan yang ada di dekat kampus. Sebenarnya, awalnya saya cuma ingin cari tempat buat duduk santai sambil ngerjain tugas. Tapi karena cuaca sore itu cukup panas dan saya juga lagi butuh sesuatu yang bisa bikin segar, akhirnya saya mutusin buat ngopi di kopi kenangan. Begitu saya masuk, suasana keafenya langsung terasa nyaman. Tempatnya nggak terlalu besar tapi tertata rapi. 

Di depan ada meja kasir yang juga jadi tempat barista menyiapkan minuman. Dua orang barista sedang sibuk meracik pesanan. Mereka kerja cepat, tapi tetap kelihatan tenang dan teratur. Di bagian kanan area kasir, saya lihat ada rak kecil yang diisi beberapa roti kemasan. Pilihannya lumayan variatif yaitu ada roti cokelat, keju, dan juga beberapa jenis pastry yang dibungkus plastik bening. Nggak terlalu banyak, tapi cukup buat teman minum kopi kalau lagi lapar ringan. Di rak bawahnya juga ada beberapa botol air mineral dan minuman kemasan lain, mungkin buat pelanggan yang nggak terlalu suka kopi.

Di atas meja kasir ada layar digital yang cukup besar. Di situ biasanya ditampilkan daftar pesanan dan nomor antrian pelanggan. Sementara di dinding belakang, terpampang menu besar yang penuh dengan pilihan minuman. Warna latarnya dominan hitam dengan tulisan putih dan kuning kemudian desainnya simpel tapi jelas. Menu andalan mereka yaitu seperti Kopi Kenangan Mantan, Caramel Macchiato, Americano, sampai Thai Tea Latte semuanya ditampilkan lengkap dengan harga. Pencahayaannya juga pas, nggak terlalu terang tapi juga nggak remang. Lampu gantung kecil di atas meja barista memberikan cahaya kekuningan yang hangat. Sementara di bagian tempat duduk, cahayanya sedikit lebih lembut, bikin suasana terasa santai. Beberapa pelanggan tampak sibuk dengan laptop masing-masing, ada juga yang cuma ngobrol sambil sesekali menyeruput kopi. 

Dari posisi saya berdiri di depan kasir, aroma kopi langsung terasa kuat. Bau kopi yang baru diseduh punya karakter khas sedikit pahit, tapi bikin nyaman. Aromanya campur dengan sedikit wangi karamel dan susu dari minuman yang sedang dibuat. Kombinasi itu langsung bikin saya merasa lebih segar, apalagi setelah seharian di kampus dengan kepala penuh tugas dan deadline. Sambil nunggu giliran memesan, saya sempat memperhatikan detail kecil lain. Di meja barista, cup plastik dengan logo hati merah khas Kopi Kenangan ditumpuk rapi. Sedotan dan tutup cup-nya juga disusun di tempat terpisah. Di sisi lain meja, ada mesin blender dan beberapa botol sirup berwarna-warni yang biasanya dipakai buat varian minuman manis. Semua alat kerja mereka tampak bersih dan tertata, seolah mereka sudah hafal posisi setiap peralatan tanpa perlu mikir panjang.

Sambil berdiri, saya memperhatikan pelanggan lain. Kebanyakan dari mereka terlihat seperti mahasiswa juga yang beberapa masih pakai tas ransel, ada yang lagi diskusi sambil buka laptop, dan ada juga yang duduk sendirian sambil main HP. Suasana kayak gini tuh umum banget di kedai kopi sekitar kampus yang ramai tapi tetap terasa tenang, karena masing-masing orang punya kesibukan sendiri. Sebelum saya memesan, saya sempat berdiri agak lama di depan kasir untuk melihat menu yang diletakkan di meja depan. 

Dari tampilan menunya, kelihatan kalau Kopi Kenangan memang punya banyak pilihan minuman, bukan cuma kopi aja. Desain menunya sederhana tapi enak dilihat dengan latar hitam dengan tulisan putih dan kuning, jadi tulisannya gampang dibaca meskipun dari agak jauh. Bagian atas menu didominasi oleh deretan minuman berbasis kopi. Ada yang disajikan panas, ada juga yang dingin dengan es. Di bawahnya, ada kategori lain seperti milk tea, frappe, non-coffee drinks, sampai special menu yang sepertinya cuma tersedia di waktu tertentu. Saya cukup kaget juga karena ternyata variannya banyak banget. Buat orang yang bukan penggemar kopi pun tetap bisa pesan minuman lain yang nggak kalah menarik, seperti matcha latte, chocolate shake, atau signature milk tea.

Tapi yang paling menarik perhatian saya tentu bagian “coffee”. Di situ tertulis beberapa nama menu dengan sebutan yang unik dan sedikit nyeleneh, khas gaya Kopi Kenangan. Misalnya ada Kopi Kenangan Mantan, Butterscotch Sea Salt Latte, Caramel Macchiato, Hazelnut Latte, sampai Avocado Coffee. Nama-nama itu lucu dan catchy, cocok banget buat anak muda yang suka hal-hal kekinian. Saya sempat berdiri cukup lama sambil mikir mau pesan yang mana. Satu sisi pengen coba yang manis dan creamy seperti Caramel Macchiato, tapi di sisi lain penasaran juga sama rasa kopi khas mereka. 

Akhirnya, setelah bolak-balik baca menu, saya mutusin untuk pesan Kopi Kenangan Mantan, karena itu memang menu yang paling terkenal dan sering direkomendasikan orang-orang di media sosial. Selain penasaran sama rasanya, saya juga merasa nama itu gampang diingat dan cukup lucu mungkin karena sedikit “relate” dengan kehidupan anak kuliahan yang kadang suka bahas masa lalu sambil bercanda.

Saya memilih ukuran reguler dengan es, karena cuaca sore itu cukup panas. Setelah menentukan pilihan, saya langsung menyebut pesanan ke barista. Proses pemesanannya juga cepat dan praktis, karena mereka sudah menggunakan sistem kasir digital. Saya membayar lewat QRIS, jadi nggak perlu ribet ambil uang tunai atau nunggu kembalian. Setelah transaksi selesai, saya diberi struk kecil yang berisi nomor pesanan dan disuruh menunggu untuk mengambil Kopi Kenangan Mantan yang saya pesan.

Setelah saya mengambil minuman, saya langsung menoleh ke arah dalam kedai untuk mencari tempat duduk yang pas. Kedai Kopi Kenangan ini sebenarnya nggak terlalu besar, tapi penataan ruangannya cukup efisien. Sebagian besar tempat duduknya berupa meja kayu kecil dengan kursi tinggi, model yang biasa dipakai di coffee shop modern. Nuansanya sederhana, tapi tetap nyaman untuk duduk lama. Dindingnya didominasi warna putih dengan sedikit sentuhan warna cokelat muda dan abu-abu, cocok dengan tema kedainya yang casual tapi tetap rapi. Di dekat jendela, ada beberapa meja dua kursi yang terlihat jadi favorit pelanggan. Dari situ bisa langsung lihat pemandangan luar orang-orang yang lewat, kendaraan yang berhenti di depan, dan lampu-lampu toko lain di sekitar. Sementara itu, di bagian tengah ruangan disediakan meja panjang dengan beberapa kursi tinggi yang disusun berjejer. Meja ini biasanya dipakai untuk pelanggan yang datang sendirian, mau ngerjain tugas, atau sekadar ngopi cepat sambil main HP. 

Saya akhirnya memilih duduk di pojok dekat jendela. Alasan utamanya sederhana , di sana suasananya lebih tenang, nggak terlalu ramai, dan pencahayaannya juga pas. Dari sudut itu, saya bisa sambil lihat ke arah luar dan menikmati suasana sore. Kadang, saya memang lebih suka duduk di pojok karena bisa lebih fokus kalau mau ngerjain sesuatu. Tempat duduk di pojok itu juga agak jauh dari pintu masuk, jadi nggak terlalu terganggu sama suara pelanggan yang baru datang atau keluar.

Begitu saya duduk, saya sempat memperhatikan sekeliling. Dari posisi saya, aktivitas di dalam kedai kelihatan jelas. Di meja sebelah kiri, ada dua orang mahasiswa yang tampaknya lagi diskusi soal tugas kuliah. Di depan mereka terbuka laptop, kertas catatan berserakan, dan sesekali mereka ngobrol sambil tertawa kecil. Suaranya nggak terlalu keras, masih dalam batas wajar untuk suasana kafe. Di meja agak depan, ada seseorang yang tampak fokus menatap layar laptop, mungkin sedang kerja atau ngerjain skripsi. Sesekali dia menyesap kopinya sambil mengetik cepat di keyboard. Pemandangan kayak gini rasanya khas banget di tempat kopi seperti ini  yang dimana sebagian orang datang buat nongkrong, tapi banyak juga yang datang untuk produktif. Kemudian saya mulai menyeruput “Kopi Kenangan Mantan”, di momen itu, rasanya benar-benar enak dan langsung terasa beda dari kopi biasa yang sering saya minum. Tegukan pertama biasanya jadi momen paling penting, karena dari situ saya bisa langsung tahu minuman ini bakal cocok atau tidak.

Waktu kopi itu mulai masuk ke mulut, yang pertama kali terasa adalah kelembutan susunya. Susunya terasa segar, agak creamy, tapi nggak terlalu kental. Di lidah, teksturnya halus dan ringan, jadi bikin nyaman. Rasa susunya juga nggak menutupi rasa kopi, malah justru bikin rasa kopinya lebih halus dan gampang diterima. Kalau kamu bukan tipe orang yang suka kopi terlalu pahit, campuran susu di minuman ini membantu banget supaya rasanya tetap seimbang.Beberapa detik setelahnya, baru terasa rasa kopi yang khas. Ada sedikit rasa pahit, tapi bukan yang bikin kaget atau nyegrak di tenggorokan. Pahitnya lembut dan langsung menyatu dengan rasa manis dari gula aren. Saya bisa ngerasain karakter kopinya yang cukup kuat, tapi tetap ringan. Mungkin karena proporsi antara kopi dan susu di sini benar-benar diperhitungkan dengan pas, jadi nggak ada rasa yang saling menutupi.

Lalu, bagian yang paling menarik adalah rasa gula arennya. Gula arennya nggak manis berlebihan kayak gula pasir atau sirup biasa. Rasa manisnya terasa lebih alami, dengan sedikit aroma gula aren dan sedikit sensasi smokey (kayak gula yang agak gosong, tapi justru itu yang bikin khas). Gula aren ini juga menambah aroma wangi yang khas, beda banget sama pemanis buatan. Begitu gula aren, kopi, dan susu itu bercampur di mulut, rasanya jadi kompleks tapi tetap lembut ada manis, ada pahit, ada gurih susu, semuanya seimbang.Yang saya suka, rasa manisnya nggak langsung “meledak” di awal. Justru dia muncul pelan-pelan setelah rasa kopi dan susu terasa lebih dulu. Setelah ditelan, masih ada sisa rasa manis gula aren yang tertinggal di lidah, tapi nggak bikin eneg. Rasa itu bikin pengin nyeruput lagi.

Secara keseluruhan, pengalaman saya ngopi di Kopi Kenangan benar-benar menyenangkan dan berkesan. Awalnya saya cuma ingin cari tempat santai buat ngerjain tugas, tapi ternyata suasananya jauh lebih nyaman dari yang saya kira. Tempatnya bersih, adem, dan tertata rapi, dengan barista yang ramah serta pelayanan cepat. Semua itu bikin saya merasa betah meskipun datang sendirian. Menu yang saya pilih, Kopi Kenangan Mantan, jadi bagian paling menarik dari pengalaman ini. Rasa perpaduan antara kopi, susu, dan gula aren terasa seimbang nggak terlalu manis tapi juga nggak pahit. Gula arennya memberi rasa khas yang lembut dan wangi, sementara susunya bikin tekstur kopi jadi lebih halus dan mudah diminum. Minuman ini cocok banget buat mahasiswa yang butuh penyegar tapi tetap ingin rasa kopi yang ringan. Saat duduk di pojok sambil menyeruput kopi dingin dan lihat suasana sekitar, saya merasa rileks dan tenang, seolah sejenak bisa berhenti dari kesibukan kuliah. Dari pengalaman ini, saya belajar kalau kadang hal sederhana seperti menikmati segelas kopi di tempat nyaman bisa jadi cara efektif buat menenangkan pikiran dan mengembalikan semangat. Saya pasti bakal balik lagi ke Kopi Kenangan kalau butuh waktu sambil ngopi.


Komentar

  1. andalan bgt sih kopi kenangan ini

    BalasHapus
  2. dari list menu nya aja keliatan enak nih, di tambah tempat nya nyaman juga ya buat nongki bareng tmen

    BalasHapus
  3. kapan kapan deh mampir ke kopi kenangan sini, pasti cozy banget tmpat nya.

    BalasHapus
  4. kopi kenangan emang juara bangetttt sih kopi nya

    BalasHapus
  5. Tempat ini emang langganan sih, apa lagi kopi caramel macchiato mantap bangett

    BalasHapus
    Balasan
    1. buat harga segitu pasti worth it kan sama rasanya

      Hapus
  6. kopken emg ga pernah gagal

    BalasHapus
  7. emang jadii kesukaan bngt nih kopi

    BalasHapus
  8. kopinya enak fix bkal langganan

    BalasHapus
  9. kopinya enak fix bkal langganan

    BalasHapus
  10. Dari menunya aja udah keliatan enak, nanti mampir deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo kopken si uda pasti enak nih menu-menunya

      Hapus
  11. Toko kopi ini bikin jatuh cinta! Setiap tegukan kopi adalah kebahagiaan, setiap momen adalah kenangan. Tempat favorit baru

    BalasHapus
  12. dari tampilan uda menarik fix bakal cobain menu menu nya

    BalasHapus
  13. wajib cobain sii, rekomen bgt

    BalasHapus
    Balasan
    1. kopi nya kerasa dan banget , fix bakal balik lagi

      Hapus
    2. otw jadi tempat favorit ini mah

      Hapus
  14. kopinya emang enak sihh, apalagi ditambah suasananya yang cozy banget

    BalasHapus
  15. Rasa kopi di toko ini bener-bener juara! Setiap tegukan kaya simfoni rasa yang bikin nggak bisa berhenti ngopi

    BalasHapus
  16. tempatnya enak, kopinya juara

    BalasHapus
  17. suasananya cozy, kopinya bestt

    BalasHapus
  18. toko kopi ini top Kopinya enak, suasana asyik, dan tempatnya instagramable. Cocok banget buat nongki sama temen atau kerja

    BalasHapus
  19. toko kopi ini gak ada matinya! Kopinya variatif, suasananya asyik, dan tempatnya instagramable banget. Cocok buat nongki, kerja, atau sekedar ngopi santai

    BalasHapus
  20. toko kopi ini emang keren abis! Kopinya juara, suasana kekinian, dan tempatnya cocok buat foto-foto. Pasti kesini lagi deh

    BalasHapus
  21. manis kopi nya pas,cocok banget buat nyantai sama temen² pas weekend

    BalasHapus
  22. kopi nya enak, suasana di sini juga adem cocok buat kerjain tugas maupun kerja

    BalasHapus
  23. Emang enak kopi e lh pernah beli enak banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. dk ush ditanya agik mn soal rase e, la pasti nyamen

      Hapus
  24. Lh pernah beli teryata enak banget kopi e , rase e nk beli setiap hari

    BalasHapus
  25. kopinya bestt, jadi pengen sering" kesini

    BalasHapus
  26. menu nya menarik banget, tempat nya juga bagus cocok buat nongkrong sama temen

    BalasHapus
  27. suka banget sama kopinya, rasa nya pas

    BalasHapus
  28. tempat nya nyman dan adem, cocok buat nongkrong sm temen

    BalasHapus
  29. Kopi enak bgt, bakalan beli setiap hari

    BalasHapus
  30. Menu nya kelihatan menarik ya

    BalasHapus
  31. Tempatnya adem ya, cocok buat kerjain tugas sambil minum kopinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. tempat paling pas nih buat nugas atau nyantai bareng temen

      Hapus
  32. Menu menu nya unik, tempat nya juga rame dan luas cocok buat kerjain tugas ataupun nongkrong bareng temen temen

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ngopi Malam Hari di Coffee Dia: Pengalaman Santai di Sudut Outdoor yang Tenang

Pengalaman Ngopi Santai di Coffinancial : Tempat Nyaman Buat Nongkrong dan Kerja Santai