Harlan & Holden, Kopi hits kekinian Gen Z



Ada sesuatu yang menenangkan dari sore di Jakarta ketika sinar matahari mulai redup, dan kamu menemukan tempat yang terasa seperti jeda dari hiruk-pikuk kota. Hari itu saya menemukannya di Harlan Holden, sebuah café yang berdiri elegan di dalam sebuah mall di tengah kawasan sibuk ibu kota. Dari luar, tampilannya begitu clean dan modern kaca besar, interior bernuansa beige minimalis, dan tata ruang yang membuat siapa pun ingin berhenti sejenak untuk bernapas.

Begitu melangkah masuk, aroma kopi langsung menyambut, berpadu lembut dengan wangi roti yang sedang di panaskan dan suara musik ambient yang tenang. Tak butuh waktu lama untuk menyadari bahwa Harlan & Holden bukan sekadar tempat untuk ngopi,  ini tempat untuk berhenti sejenak, tempat di mana waktu melambat sedikit, dan kamu bisa duduk dengan pikiran yang lebih jernih.

Saya datang sekitar pukul tiga sore, saat langit masih terang tapi suasana café terasa damai. Tidak terlalu ramai, tapi juga tidak sepi, pas untuk mereka yang ingin bekerja sambil menikmati kopi (work from café vibes). Dengan konsep minimalis dan pencahayaan terang, Harlan Holden punya daya tarik yang membuatnya terlihat sangat Instagramable tanpa perlu usaha berlebihan.

Ice Sea Salt Latte, Antara Pahit dan Gurih

Menu pertama yang saya coba hari itu adalah Ice Sea Salt Latte. Sekilas terlihat seperti latte biasa, tapi barista menyebutkan bahwa minuman ini punya sentuhan rasa asin yang halus dari sea salt cream di atasnya. Perpaduan yang terdengar berani, tapi justru di situlah letak keunikannya.

Tegukan pertama langsung membawa sensasi kontras yang menyenangkan rasa kopi espresso yang cukup bold dan pahit berpadu dengan gurih dan asin lembut dari krim garam di atasnya. Garam laut memberi efek balancing alami, menonjolkan karakter kopi tanpa membuatnya terlalu kuat. Sensasi ini mirip seperti ketika kamu makan cokelat asin, sedikit garam membuat rasa manis terasa balance.

Menurut artikel dari Healthline, kafein dalam kopi tidak hanya meningkatkan fokus dan energi, tapi juga dapat meningkatkan kadar dopamin ringan, yang membuat mood terasa lebih baik. Sementara itu, sedikit kandungan garam seperti pada sea salt foam bisa membantu menyeimbangkan elektrolit tubuh, terutama ketika kamu menikmati kopi dingin di siang hari yang panas.

Selain rasanya yang unik, texture play antara kopi dingin dan lapisan foam di atasnya yang sangat creamy juga menarik, lembut, creamy, dan menyegarkan di saat bersamaan. Minuman ini seperti menghadirkan keseimbangan antara pahit tapi tidak menusuk, manis tapi tidak berlebihan, gurih tapi tetap lembut.

Hot Butterscotch Latte, Kehangatan dalam Gelas

Setelah mencoba Ice Sea Salt Latte, saya beralih ke menu kedua yaitu Hot Butterscotch Latte. Aroma manis yang keluar dari cangkirnya langsung menggoda, campuran antara karamel lembut, mentega, dan espresso yang hangat. Secara tampilan, Butterscotch Latte ini juga sangat cantik, dengan adanya crumble cookies yang ditaruh di sekeliling gelas. 

Butterscotch sendiri adalah saus klasik yang terbuat dari mentega, gula merah, dan krim. Kombinasi ini menghasilkan rasa manis yang dalam dan sedikit smoky, memberikan kedalaman pada minuman berbasis susu seperti latte. Di Harlan & Holden, butterscotch ini berpadu dengan espresso yang kuat dan susu steamed yang lembut, menciptakan keseimbangan sempurna antara sweet comfort dan coffee bitterness.

Setiap tegukan seperti pelukan hangat manis di awal, lalu perlahan bergeser ke pahit yang elegan di akhir. Menurut Medical News Today, kopi panas dapat membantu meningkatkan aliran darah, sementara aroma dan rasa manis seperti butterscotch bisa memicu pelepasan serotonin, hormon yang berperan dalam perasaan tenang dan bahagia.

Yang menarik, barista menjelaskan bahwa rahasia rasa khasnya terletak pada keseimbangan proporsi susu dan butterscotch kalau terlalu manis, aroma espresso bisa hilang; tapi kalau terlalu sedikit, sensasi lembut khas butterscotch-nya tidak akan terasa.

Hasil akhirnya? Minuman yang tidak hanya memanjakan lidah, tapi juga membuat kamu ingin duduk lebih lama, sekadar menikmati kehangatan gelas di tangan dan suasana yang pelan di sekitar.



Ruang untuk Berhenti Sejenak di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta

Suasana di Harlan & Holden begitu mendukung untuk menikmati kedua minuman ini. Desain interiornya minimalis dengan dominasi warna krem, sentuhan kayu, dan pencahayaan alami dari dinding kaca besar. Tidak ada hiasan berlebihan semuanya terasa bersih dan menenangkan.

Satu hal yang saya sukai adalah bagaimana setiap elemen terasa intentional: mulai dari musik yang lembut, hingga aroma khas ruangan yang seperti campuran kopi dan linen bersih. Tempat ini bukan hanya café to visit, tapi space to stay.

Bagi saya, Harlan & Holden adalah contoh sempurna bagaimana estetika dan kenyamanan bisa berjalan beriringan. Café ini memang tidak besar, tapi itulah yang membuatnya terasa intim. Cocok untuk bekerja dengan laptop, membaca buku, atau sekadar berbicara santai dengan teman tanpa terganggu kebisingan sekitar.

Tentang “Salt & Sweet Harmony”

Bagi yang belum pernah mencoba kombinasi garam dan kopi, perpaduan ini terdengar aneh  tapi sebenarnya cukup logis secara kimiawi. Menurut riset yang dikutip dari Journal of Food Science, natrium (unsur utama dalam garam) dapat menekan rasa pahit pada lidah, sekaligus memperkuat rasa manis alami. Itulah mengapa salted caramel atau sea salt coffee terasa begitu harmonis di lidah.

Sementara itu, butterscotch membawa karakter gula yang lebih kaya dibanding karamel biasa, karena adanya mentega yang memberi rasa gurih dan creamy. Kombinasi keduanya dalam kopi bukan sekadar tren, tapi bentuk eksplorasi rasa yang menunjukkan bahwa batas antara “kopi pahit” dan “minuman manis” bisa dilebur menjadi satu kesatuan yang indah.

Ice Sea Salt Latte dengan kesejukan yang menenangkan, dan Hot Butterscotch Latte dengan kehangatan yang menenangkan. Keduanya seperti mewakili dua sisi dari pengalaman ngopi di Harlan Holden satu ringan dan playful, satu lagi lembut dan reflektif.

Bagi saya, yang membuat tempat ini istimewa bukan hanya kopi dan interiornya, tapi suasana yang diciptakannya: tenang tanpa terasa kaku, hangat tanpa berlebihan. Harlan & Holden bukan tempat untuk terburu-buru ini tempat untuk berhenti sebentar, menikmati, dan mungkin merenung sedikit.

Dan saat meninggalkan café itu, ada satu hal yang terlintas di pikiran:

Mungkin, seperti kopi dan garam, hidup pun butuh keseimbangan antara manis dan pahit agar terasa seimbang.

Ngomong-ngomong, kamu sendiri tim mana nih, tim kopi dingin yang menyegarkan, atau tim kopi panas yang menenangkan? 


Sumber:

https://www.healthline.com/nutrition/coffee-good-or-bad

https://www.medicalnewstoday.com/articles/270202




By Carina Olifia



                                                                         

Komentar

  1. Best seasalt latte in towm!

    BalasHapus
  2. Udah pernah coba pas baru banget buka di Plaza Indonesia, worth the hype sih, enak banget kopi nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, antrian nya pun masih berjalan cepat walaupun ramai!

      Hapus
  3. Selalu pesen buttercotch nya yang hot enak

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ngopi Malam Hari di Coffee Dia: Pengalaman Santai di Sudut Outdoor yang Tenang

Pengalaman Ngopi Santai di Coffinancial : Tempat Nyaman Buat Nongkrong dan Kerja Santai