Saat Kopi & Suasana Jadi Cerita
Menikmati kopi tidak pernah berdiri sendiri. Rasa selalu ditemani suasana, percakapan, bahkan detail kecil dari tempat yang kita kunjungi. Kadang, sebuah café meninggalkan kesan bukan hanya karena rasa minumannya, tapi juga cerita yang ikut terbawa pulang.
Itulah yang saya alami ketika berkunjung ke Six Ounces Coffee di Central Market PIK. Dari luar mungkin terlihat seperti coffee shop biasa, tapi begitu masuk, ternyata ada banyak hal yang membuat kunjungan ini berkesan. Mulai dari pendingin udara yang langsung menyapa di tengah panasnya Jakarta, interior kayu yang hangat, hingga segelas Caramelized Cold Brew dengan karakter rasa unik hasil fermentasi 24 jam.
Seperti biasa, hari ini Jakarta benar-benar panas, terutama daerah seperti Pantai Indah Kapuk yang berdekatan dengan laut. Begitu melangkah masuk ke Six Ounces, saya langsung disambut dengan hembusan AC dingin—seolah masuk ke dunia lain yang lebih bersahabat. Suasana café ini memadukan unsur kayu dan rotan dengan paduan pencahayaan alami dari jendela-jendela nya dan cahaya lampu hangat yang lembut. Dari sekilas pandang, saya bisa langsung menyimpulkan: “Tempat ini cozy.”
Hal menarik lain adalah bagaimana tempat ini mengatur ruangannya. Meski pengunjung ramai, kursi dan meja ditata dengan jarak yang cukup, sehingga tidak menimbulkan kesan sesak atau terlalu berdekatan dengan pengunjung lain. Obrolan pengunjung terdengar, tapi hanya sebagai dengungan latar yang menenangkan. Musik yang diputar pun volumenya pas, ada, tapi tidak mengganggu. Dari suasana pertama ini, saya merasa tempat ini bukan hanya café untuk minum kopi, tapi juga ruang untuk melakukan hal produktif. Mulai dari ngobrol santai, juga cocok untuk work from café (WFC).
Caramelized Cold Brew: Manis yang Pas, Sensasi Fermentasi 24 Jam
Pilihan saya jatuh pada Caramelized Cold Brew. Yang membuat menu ini berbeda adalah cara penyajiannya, minuman disajikan dalam botol kaca laboratorium (Erlenmeyer) yang aesthetic, ditemani gelas kecil berisi es. Konsep ini membuat pengalaman minum kopi terasa lebih unik sekaligus fotogenik.
Yang membuat Kopi ini terasa istimewa adalah prosesnya yang tidak biasa dibandingkan kopi Caramel lainnya. Jika dibandingkan dengan Caramel Latte lainnya, Caramelized Cold Brew ini melalui proses fermentasi dingin selama 24 jam memberi hasil ekstraksi yang berbeda dari kopi biasa—rasa yang muncul jauh lebih halus, tingkat keasamannya rendah, dan pahitnya hampir tidak terasa. Menurut panduan dari Equator Coffees, rentang waktu 12 hingga 24 jam memang dianggap sebagai titik ideal untuk menghasilkan cold brew yang seimbang. Cukup lama untuk menarik karakter rasa kopi, namun tidak berlebihan hingga membuat rasanya terlalu pekat atau asam.
Selain itu, ada harmoni yang tercipta dari kombinasi bahan-bahannya. Kopi cold brew menghadirkan dasar rasa lembut, lalu susu menambahkan tekstur creamy yang menenangkan lidah, dan akhirnya saus Caramel memberi sentuhan manis gurih yang menyeimbangkan keseluruhan rasa. Hasilnya bukan sekadar kopi manis biasa, melainkan minuman dengan komposisi yang balance, enak diminum hingga tegukan terakhir.
Keistimewaan lain terletak pada sensasinya yang berbeda dibanding iced coffee pada umumnya. Kalau iced coffee adalah kopi panas yang didinginkan dengan es, cold brew justru diekstraksi menggunakan air dingin/ruang selama belasan jam. Menurut Barista Hustle, metode ini menghasilkan rasa yang lebih smooth karena senyawa asam lebih sedikit larut. Hal ini juga menjelaskan kenapa cold brew sering dianggap lebih ramah untuk lambung. Selain itu, proses fermentasi dalam pengolahan biji kopi (sebelum diseduh) juga memengaruhi rasa akhir. Perfect Daily Grind menjelaskan bahwa fermentasi bisa menambahkan kompleksitas rasa—meski berbeda tahap, ide ini sejalan dengan bagaimana waktu ekstraksi memengaruhi profil rasa cold brew.
Bagi saya pribadi, segelas Caramelized Cold Brew ini bukan hanya sebuah minuman tetapi adalah pengalaman rasa yang lengkap dari proses yang telaten, komposisi dari bahan berkualitas yang pas, hingga sensasi unik yang tidak bisa ditemukan di kopi-kopi Caramel lainnya.
Value for Money
Pertanyaan yang sering kali muncul ketika melihat harga segelas kopi adalah: Apakah worth it?
Untuk Caramelized Cold Brew seharga Rp55.000 di Six Ounces, menurut saya jawabannya jelas tidak terlalu mahal. Alasannya sederhana, kualitas rasa, suasana, dan lokasi yang ditawarkan membuat harga ini masuk akal. Dari sisi rasa, kopi ini menonjol berkat teknik cold brew 24 jam yang jarang ditemui di café lain, ditambah kombinasi susu dan saus karamel yang seimbang sehingga menghadirkan cita rasa unik dan saling melengkapi. Lalu, suasana café yang adem dengan pilihan area indoor maupun outdoor menjadikannya fleksibel, baik untuk bekerja, bersantai, atau berkumpul bersama teman dan keluarga.
Terakhir, letaknya di Central Market PIK juga menjadi nilai tambah, karena selain mudah dijangkau, café ini dikelilingi banyak spot kuliner lain yang bisa melengkapi pengalaman nongkrong. Dengan semua faktor tersebut, saya merasa harga Rp55.000 untuk segelas Caramelized Cold Brew bukan hanya wajar, tapi justru memberikan nilai lebih dibanding sekadar minum kopi biasa.
Suasana Café: Ramai, Adem, dan Tetap Nyaman
Salah satu hal yang membuat Six Ounces istimewa adalah kemampuannya menjaga kenyamanan meskipun selalu ramai pengunjung. Area indoor yang tetap terasa sejuk walaupun ramai pengunjung, dengan kursi dan meja yang kokoh serta layout penempatan yang baik sehingga nyaman dipakai duduk lama, baik untuk bekerja dengan laptop maupun sekadar membaca buku.
Sementara itu, area outdoor memberikan nuansa yang lebih santai dan biasanya menjadi pilihan bagi pengunjung yang membawa hewan peliharaan, karena café ini memang pet friendly ataupun pengunjung yang merokok. Ketika akhir pekan tiba, suasana café semakin hidup dengan keluarga yang datang untuk brunch, kelompok teman yang berkumpul, hingga orang-orang yang mengadakan meeting santai.
Uniknya, meski ramai, atmosfer tetap tertata sehingga tidak menimbulkan kebisingan berlebihan. Bagi saya pribadi, ini adalah café yang ideal untuk work from café. Musik yang diputar tidak berisik, pencahayaannya cukup terang, dan ada energi produktif yang terasa justru dari keramaian yang teratur dan hangat.
Menu Lain yang Bisa Dicoba
- Nutella Coffee → paduan kopi dan selai kacang hazelnut yang manis, gurih dan nutty.
- Mocha Thick Shake → perpaduan kopi, coklat dan ice cream yang memberikan rasa kopi yang manis dan creamy cocok untuk dessert drink.
- Avocado Coffee → kombinasi unik antara jus alpukat yang creamy dengan espresso shot yang pahit degan topping ice cream dan saus coklat manis di atasnya, menghasilkan rasa kopi dan alpukat yang seimbang.
- Manual Brew Options → V60, Chemex, Syphon, French Press, untuk pencinta rasa biji kopi murni.
Kombinasi ini membuat Six Ounces tidak hanya sekadar café, tapi juga seperti laboratorium rasa.
Bagi saya, kunjungan ke Six Ounces PIK membuktikan satu hal, kopi dan suasana saling melengkapi. Caramelized Cold Brew menghadirkan rasa lembut dan manis yang pas, sementara interior kayu, AC dingin, dan vibe yang ramah membuat pengalaman ngopi semakin lengkap. Six Ounces bukan hanya tempat minum kopi. Ia adalah tempat membawa pulang cerita baru.
Pertanyaan untuk pembaca:
• Kalau ke café, kamu lebih fokus ke rasa kopinya atau suasananya?
• Apakah kamu lebih suka kopi klasik atau inovasi unik seperti Caramelized Cold Brew?
• Menurutmu, seberapa penting konsep pet friendly dalam sebuah café?
• Kalau kamu WFC, fitur apa saja yang paling kamu butuhkan di café?
sumber:
https://sca.coffee/sca-news/25/issue-19/cold-vs-iced-using-sensory-analysis-to-test-the-claim-that-cold-brew-is-sweeter-and-less-acidic
https://www.baristahustle.com/why-does-cold-brew-taste-different/
https://perfectdailygrind.com/2018/06/coffee-fermentation-what-is-it-how-can-it-improve-coffee-quality/
By Carina Olifia
jadi penasaran rasa kopi disana dehhh
BalasHapuslangsunggg aja dicobainnn!
Hapustempatnya pet friendly yaa ak mau bawa anjing aku ah kesana, ngopi bareng
BalasHapusbolehh bangett kak!
HapusMenarikk bangett, mau coba nutella coffee nyaa
BalasHapuswahhh, pilihan yang okee bangett tu!
Hapusenak bgt ga boong
BalasHapusyakann aku juga bilang apaa hehe
Hapusenak tuh kelihatannya
BalasHapusmemangg enakkk kopi nyaa!
Hapus